Ditulis pada tanggal 6 March 2013, oleh admin, pada kategori Artikel, Jaringan Komputer

Dalam IPv6, header fragmentasi tidak hanya ditampilkan oleh simpul-simpul sumber, namun juga oleh router-router di sepanjang jalur pengiriman paket. Simpul harus menampilkan algoritma penemuan jalur yang memungkinkannya mempelajari maximum transmision unit (MTU) terkecil yang didukung oleh jaringan yang ada pada jalur. Dengan penetahuan ini simpul sumber akan melakukan fragmentasi, saat diperlukan, untuk setiap tujuan tertentu. Dengan kata lain, sumber harus membatasi seluruh paket sampai 1280 octet, tang merupakan MTU minimum yang harus didukung oleh masing-masing jaringan.

Header fragmentasi dapat diperinci sebagai berikut.

ExtHdr_fragment

Fragment Header

  1. Next header (8 bit): menentukan tipe header yang segera mengikuti header ini.

  2. Reserved (8 bit): untuk penggunaan selanjutnya.

  3. Pengukuran-jarak fragmentasi (13 bit): menunjukkan milik siapa payload fragmentasi ini di dalam original paket, yang diukur dalam unit-unit 64 bit. Ini menerapkan bahwa fragmentasi-fragmentasi (diluar fragmentasi terakhir) harus memuat sebuah bidang data yang merupakan kelipatan dari 64 bit panjang.

  4. Res (2 bit): disediakan untuk penggunaan selanjutnya.

  5. Tanda M (1 bit): 1 = fragmentasi lagi, 0 = fragmentasi terakhir.

  6. Identification (32 bit): ditujukan untuk mengidentifikasi paket original secara khusus. Penanda harus naik untuk alamat sumber dan alamat tujuan paket selama paket tetap berada di dalam internet.