Ditulis pada tanggal 7 March 2013, oleh admin, pada kategori Artikel, Litbang, Sistem Operasi

Enumerasi disk (partisi) di direktori /dev dapat berubah-berubah secara arbiter pada sistem komputer saat terjadi penambahan atau pengurangan perangkat disk sehingga deskriptor seperti /dev/sda, /dev/sdb, /dev/sdc tertukar. Hal ini menyebabkan kernel tidak dapat menentukan partisi root yang sesuai sehingga kernel panic terjadi.

Solusi yang ditawarkan adalah penggunaan penamaan perangkat yang persisten antara boot dengan memanfaatkan fitur enumerasi disk tambahan berupa symbolic link dari udev (aplikasi yang menangani event perangkat) sehingga perangkat dapat ditunjukkan dengan enumerasi di path lain.

Slackware (dan derivat) tergolong distribusi Linux yang tradisional sehingga tidak secara default menggunakan udev untuk penamaan disk pada fstab dan lilo.conf; dibanding Ubuntu dan derivat yang sudah menggunakan penamaan UUID di fstab dan grub.conf. Hal ini disebabkan karena udev bukan merupakan subset resmi dari kernel Linux dan hanya berupa aplikasi userland.

Tautan ke dokumen dapat diunduhAi?? di sini.