Ditulis pada tanggal 6 March 2013, oleh admin, pada kategori Artikel, Jaringan Komputer

Routing header berisiskan daftar satu atau lebih simpul perantara yang dikunjungi pada jalan menuju tujuan paket. Seluruh routing header dimulai dengan blok 32 bit yang terdiri dari empat bidang bidang 8 bit, diikuti oleh data penjaluran khusus untuk tipe penjaluran tertentu.

ExtHdr_generik

Routing Header; Jumbo Payload Length Option.

Keempat bidang 8 bit tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Next Header: menandai tipe header yang segera mengikuti header ini.

  2. Header Extention Length: panjang header ekstensi ini dalam unit-unit 64 bit, tidak termasuk 64 bit pertama.

  3. Routing type: menandai variasi header penjaluran tertentu. Bila router tidak mengenali nilai routing type, ia harus membuang paket.

  4. Segment left: jumlah segmen jalur yang tersisa maksudnya, sejumlah simpul perantara yang masih terdaftar secara eksplisit masih tetap dikunjungi sebelum mencapai tujuan final.

Satu-satunya format header khusus yang ditetapkan dalam RFC 2460 adalah routing header type 0,

ExtHdr_tipe0

Routing Header; type 0

simpul sumber tidak menempatkan alamat tujuan pokok pada header IPv6, Bahkan, alamat tersebut merupaan alamat terakhir yang terdaftar dalam routing header (Alamat[n] pada gambar), sedangkan header IPv6 berisikan alamat tujuan dari router yang diinginkan pertama kali pada jalur. Routing header tidak akan diperiksa sampai paket mencapai simpul yang diintifikasikan dalam header IPv6. Pada hal tersebut, muatan header IPv6 dan routing header diperbaharui dan paket-paket dimajukan. Pembaharuannya terdiri dari penempatan alamat selanjutnya yang harus dikunjungi dalam header IPv6 dan dikurangi segement left dalam routing header.